Polivinil klorida terklorinasi (CPVC) adalah termoplastik berkinerja tinggi yang diperoleh melalui modifikasi klorinasi polivinil klorida (PVC). Kandungan klorinnya biasanya antara 61% dan 72%, yang membuat CPVC lebih tahan terhadap panas, asam, alkali, garam, oksidan, dan korosi lainnya dibandingkan PVC. Berikut adalah area aplikasi utama CPVC:
Sistem perpipaan:
CPVC banyak digunakan pada pipa pembuangan air limbah panas pabrik, reagen termokimia, dan air panas kamar mandi rumah tangga.
Digunakan untuk memproduksi selongsong pelindung untuk kabel listrik tegangan tinggi.
Karena ketahanan panas dan ketahanan korosinya, material ini banyak digunakan dalam pemanasan, pasokan air, pipa industri, dan bidang lainnya.
Pelat dan profil:
CPVC digunakan pada papan, plastik kayu, dan material berprofil, serta memiliki ketahanan benturan dan ketahanan panas yang baik.
Lembaran CPVC dapat dilas menjadi berbagai peralatan.
bahan bangunan:
CPVC digunakan untuk bahan bangunan seperti saluran kabel, pintu dan jendela berprofil.
Ia memiliki aplikasi yang luas di berbagai bidang seperti konstruksi, teknik kimia, metalurgi, pembuatan kapal, peralatan listrik, dan tekstil.
Industri Kelistrikan dan Elektronik:
CPVC juga banyak digunakan dalam industri kelistrikan dan elektronik, seperti saluran kabel dan komponen elektronik.
Aplikasi lainnya:
CPVC juga dapat digunakan untuk memproduksi material komposit seperti material insulasi busa, dengan ketahanan panas yang lebih baik daripada material busa PVC dan tingkat penyusutan yang lebih rendah pada suhu tinggi.
Teknologi ini juga diterapkan dalam industri pelapis dan perekat.
Secara keseluruhan, CPVC memiliki berbagai macam aplikasi di berbagai bidang karena sifat fisik dan kimianya yang sangat baik. Ketahanan suhu tinggi, ketahanan korosi, dan ketahanan api menjadikannya material ideal untuk banyak aplikasi industri dan sipil. Dengan kemajuan teknologi dan peningkatan kebijakan lingkungan, prospek pasar CPVC sangat luas.
Waktu posting: 14 Februari 2025



