Apa saja masalah yang muncul selama proses ekstrusi lembaran busa regulator PVC?

Apa saja masalah yang muncul selama proses ekstrusi lembaran busa regulator PVC?

1. Kekuatan leleh tidak mencukupi
Performa: Gelembung terlalu besar, bergerombol, atau memanjang pada penampang longitudinal; Daya pantul buruk dan mudah pecah setelah ditekan.
Penyebab: Dosis yang tidak mencukupi atau kualitas regulator pembusa yang buruk; Penggunaan zat pembusa yang berlebihan menyebabkan ekspansi gas yang berlebihan; Suhu pemrosesan yang berlebihan atau plastisasi yang buruk.
Langkah-langkah penyelesaian: Tambahkan pengubah busa dengan viskositas tinggi (seperti P-503) untuk meningkatkan kekuatan leleh; Sesuaikan proporsi zat pembusa (AC/zat pembusa yang dimodifikasi) untuk mengurangi produksi gas yang berlebihan; Optimalkan suhu plastisasi untuk menghindari degradasi lokal.
2. Ketidakseimbangan pelumasan
Pelumasan eksternal tidak memadai: Suhu di zona 5 ekstruder tidak terkendali dan meningkat, menyebabkan inti penggabungan menjadi terlalu panas; Terdapat gelembung besar, serangkaian gelembung, penguningan di tengah papan, dan permukaannya kasar;
Pelumasan eksternal yang berlebihan
Presipitasi serius (zat berminyak yang terlihat atau "kumis" pada struktur/permukaan jamur)
Ketidakseimbangan pelumasan internal: tidak cukup: ketebalan pelat tidak merata (tebal di tengah dan tipis di kedua sisi); Berlebihan: Suhu inti penggabungan meningkat, menyebabkan penguningan
Solusi: Atur rasio pelumasan internal dan eksternal secara akurat; Pelumas internal (seperti G60) meningkatkan keseragaman aliran; Pilih jenis pelumas eksternal dengan titik leleh tinggi dan efisiensi tinggi (seperti lilin OPE J-1020P); Pilih lilin OPE dengan viskositas stabil sekitar 10000 untuk menghindari penempelan material yang berlebihan.
3. Suhu dan plastisasi di luar kendali
Suhu tinggi: menguningnya lapisan papan/inti (akibat kegagalan stabilisator atau degradasi lokal); zat pembusa terurai lebih awal, dan gas keluar dari lubang pemasukan.
Suhu rendah: Plastisasi buruk, kekuatan leleh rendah yang menyebabkan pecahnya gelembung.
Solusi: Kurangi suhu pemrosesan (terutama di area inti/kepala penggabungan); Pilih stabilisator dengan pewarnaan awal yang baik dan stabilitas termal yang kuat (seperti MS-101/WD-300); Uji kinerja stabilisator secara berkala pada suhu 180-200 ℃.
4. Kegagalan sinergis antara zat pembusa dan regulator
Kinerja: Pori-pori berlapis atau penampang melintang abnormal; Pembentukan busa atau pelepasan gas tidak sempurna 7
Penyebab: Ketidakseimbangan antara rasio regulator dan zat pembusa (seperti regulator yang tidak mencukupi); Dosis stabilisator yang tidak tepat memengaruhi suhu dekomposisi zat pembusa. Solusi: Sesuaikan dosis regulator pembusa agar sesuai dengan laju pelepasan gas zat pembusa; Kendalikan dosis stabilisator secara akurat sesuai dengan jenis resin (seperti S-700/SG-8) untuk memastikan suhu plastisasi sinkron dengan suhu dekomposisi zat pembusa.


Waktu posting: 19 Juni 2025